29 April 2014

Kursus Bahasa Inggris di IALF Jakarta


Posting ini terinspirasi dari banyaknya trafik di tulisan saya berjudul Wall Street - Tempat Kursus Orang Berduit. Well, nampaknya cukup banyak yang lagi kepoin tempat kursus satu ini :D Berhubung ada komentar yang menanyakan opsi tempat kursus selain WSI, gak ada salahnya saya bahas di sini berdasarkan pengalaman pribadi.

Sebelumnya tolong dicatat ya, saya nggak banyak ikut kursus, jadi gak bisa kasih banyak referensi. Saya baru dua kali ikut kursus bahasa inggris yang legitimate dan saya anggap worth. Pertama di CILACS UII Yogyakarta waktu masih jadi bachelor student, itu pun terbatas hanya materi Academic Writing dan short term saja, sekitar dua bulan. Kedua di IALF Jakarta waktu saya tengah mempersiapkan tes IELTS, gak lama setelah kepoin WSI dan di-PHP-in karena ngeliat harganya yang hampir bikin semaput. Nah, tempat kursus kedua ini yang mau saya bahas di posting kali ini.

IALF Jakarta - What and Where is it?
IALF singkatan dari the Indonesia Australia Language Foundation. Selain tempat kursus bahasa inggris dan training centre, IALF juga salah satu penyelenggara resmi tes IELTS di Indonesia. IALF saat ini punya tiga cabang: di Jakarta, Bali dan Surabaya. Oh ya, selain bahasa inggris, IALF juga menyediakan kelas bahasa Indonesia yang nampaknya banyak diminati oleh ekspatriat yang tinggal di Indonesia. Khusus IALF Jakarta, lokasinya di Gedung Plaza Kuningan, Menara Selatan, Lantai 3 Jln H.R. Rasuna Said. Dulu saya biasa ke sana naik busway koridor 6, turun di halte Karet Kuningan. Plaza Kuningan persis di depan halte tersebut.

Kelas apa saja yang ditawarkan?
Beberapa program yang ditawarkan untuk umum antara lain: Academic English, General English, Business English, Scholarship Pathway Program, dan IELTS preparation. Kelas General English sayangnya gak tersedia di IALF Jakarta.

Berapa biayanya?
Untuk info yang update, sebaiknya ditanyakan langsung ke pihak IALF. Sebagai gambaran, akhir tahun 2012 ketika saya mengikuti kelas IELTS preparation, biayanya sekitar 4 jt dengan masa studi kurang lebih dua bulan. Is it worth to spend this amount of money? Saya rasa sih worth banget. Tes IELTS itu nggak murah dan butuh persiapan matang. Dulu, dengan kemampuan pas-pasan bisa saja saya langsung daftar tes tanpa ambil kelas IELTS preparation. Tapi saya nggak berani berspekulasi. Takutnya udah keluar 195 USD untuk tes (harga tes IELTS saat itu), tapi target nggak tercapai. Justru buang-buang duit karena harus retake tesnya lagi. Bener kan? Jadi anggap saja ikut kelas persiapan sebagai investasi awal (kalau mau ngejar scholarship misalnya). So then you will be more prepared by the time you take this test!

Apa poin plusnya?
Berdasarkan pengalaman saya, berikut beberapa keuntungan ambil kelas persiapan IELTS:
  • Teacher akan kasih detil persyaratan apa aja yang kamu butuhkan untuk mencapai band tertentu. Ini berguna banget sebagai panduan apa saja yang perlu dilakukan dan harus dihindari ketika mengerjakan tes.
  • Akan ada beberapa kali simulasi tes. Teacher akan kasih trik-trik dalam mengerjakan soal, terutama untuk writing, listening dan reading. Setelah beberapa kali simulasi, kamu akan lebih familiar sama bentuk soal dan bagaimana strategi mengerjakannya.
  • Lab multimedia dan perpustakaan yang super lengkap. Lab multimedia bisa jadi sarana latihan di luar kelas, terutama untuk bagian listening. Di perpustakaan juga tersedia banyak buku latihan IELTS (bisa dipinjam dan dibawa pulang). Ini penting banget, khususnya bagi yang sibuk kerja dan gak bisa sering mampir ke perpustakaan. So, manfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya, karena kalo bukunya beli sendiri lumayan mahal. Dulu saya pernah beli satu paket buku IELTS dari Baron dan harganya sekitar 400rb. Jadi kalau ada yang free kenapa tidak? Well.. not literally free, karena kamu harus jadi murid IALF dulu baru bisa terdaftar di perpustakaannya :D
  • You will be handled by the expert. Yes, thats true! Seingat saya, semua teacher di IALF sudah mengantongi sertifikat TESOL (pengajaran Bahasa Inggris untuk penutur bahasa lain). Jadi pengajarnya bukan sembarang bule yang bisa ngomong bahasa inggris, tapi mereka yang memang sudah certified di bidangnya.
  • Company for practicing. Ini penting untuk ngelatih kemampuan di bagian speaking. Di kelas, akan ada beberapa role play dimana kita bisa latihan speaking dengan seorang partner yang berperan sebagai penguji, dan kemudian bergantian. Dalam tes speaking, kita dituntut untuk kreatif karena ada beberapa part dimana kita harus berargumentasi. The more we practice, the more fluent we speak. Dan ikut kelas persiapan IELTS bisa kasih kamu kesempatan untuk lebih banyak berlatih.
*) Image was taken from http://www.ialf.edu/. For more information, visit this official web of IALF!